Ads Top

KISAH NYATA : WTS YANG ENGGAN BERTAUBAT

Kisah Nyata dinamika dakwah seorang peruqyah

Pelacur yang tidak sembuh diruqyah

Ada seorang tanpa sepengetahuan suaminya menjadi WTS (Wanita Tuna Susila)/Pelacur papan atas dengan bayaran diatas 5 juta sekali Check in mendatangi peruqyah sebab merasakan tubuhnya sering sakit sakitan. Saat diruqyah tidak ada reaksi yang keras dan Dinasihati agar segera bertobat dan melaksanakan sholat 5 waktu yang sudah lama ditinggalkannya.
Namun wanita ini tetap mengeluh sakit dibadannya dan saat peruqyah itu mengatakan apa sudah sholat dan betul betul bertobat dari pekerjaan haramnya wanita itu mengatakan masih malas malasan sholat dan masih mengerjakan pekerjaan hinanya. Karena tidak sembuh diruqyah maka wanita ini pergi ke Uskun (Ustadz Dukun) lalu diobati dengan ritual yang tidak syar'i dan wanita ini sembuh. Lalu wanita ini melapor pada peruqyah bahwa dia sudah sembuh setelah diobati sama Uskun.
Peruqyah itu bertanya "apa sudah sholat 5 waktu?"
"Ga sholat tapi buktinya saya sembuh" jawab wanita itu.
Sembari mengelus dada peruqyah itu mengatakan " hakikatnya kesembuhan fisikmu adalah istidraj yang akan semakin membuatmu terjatuh semakin dalam bergelimang dosa besar, anda masih sakit dan sakit anda sangat parah! Sakit qalbu, qalbu anda mati tidak bisa menggerakkan jasad anda untuk meninggalkan kenikmatan sesat perzinahan dan sama sekali tidak ada keinginan kuat mengerjakan sholat. Tidak ada gunanya fisikmu sehat tapi membawamu masuk neraka sebab kesehatan sejati adalah sehat qalbu yang akan membawamu kesyurga Allah"

Dari ‘Uqbah bin ‘Amir radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:
إِذَا رَأَيْتَ اللهَ تَعَالَى يُعْطِي الْعَبْدَ مِنَ الدُّنْيَا مَا يُحِبُّ وَهُوَ مُقِيمٌ عَلَى مَعَاصِيْهِ فَإِنَّمَا ذَلِكَ مِنهُ اسْتِدْرَاجٌ
“Bila kamu melihat Allah memberi pada hamba dari (perkara) dunia yang diinginkannya, padahal dia terus berada dalam kemaksiatan kepada-Nya, maka (ketahuilah) bahwa hal itu adalah istidraj (jebakan berupa nikmat yang disegerakan) dari Allah.”

Semoga Allah memberi hidayah bagi wanita ini. Allahumusta'an.

Oleh : Ust. Perdana Akhmad Lakoni

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.