Tampilkan postingan dengan label Konsultasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Konsultasi. Tampilkan semua postingan
Testimoni Meruqiah seorang ibu yang susah melahirkan

Testimoni Meruqiah seorang ibu yang susah melahirkan

No Comments
Pada saat jam 11.30 menjelang shalat dhuhur saya kedatangan seorang ibu, yang mengeluhkan temannya sudah 2 hari di rumah bidan    mau melahirkan anak nya/ bayinya mengalami kesulitan lahir.

Dan saya di harap hadir untuk meruqyah nya,
Alhamdulillah rumah saya dan rumahnya bidan tidak terlalu jauh.
Dan saat saya datang melihat kondisi sang ibunya yang mau melahirkan dalam keadaan teriak- teriak mengeluh kesakitan,
Dan karena merasa kesakitan sampai badannya bergerak ke kanan kekiri,.

Cara terapinya

✍Saya memberikan nasehat pada ibu  agar lebih tenang,

Sang ibu saya ajak perbanyak mengucapkan Istighfar
Alhamdulillah setelah beberapa menit sang ibu hatinya sudah mulai tenang,  bahkan dadanya yang sesak, sudah mulai ringan dah nyaman, bahkan sang ibu sangat terharu sambil meneteskan air mata😭😭😭 yang begitu banyak. Semua atas ijin Allah.

✍ Langkah selanjutnya adalah, tahap berikutnya saya ruqyah perutnya dengan saya bacakan ayat ayat ayat ruqyah dengan melibatkan suaminya, dngan cara suami tangannya di tempel kan ke perut istrinya,. Dan saya ajak berdoa,

Ya Allah mohon berikanlah pada istri saya, agar  Engkau mudahkan dalam proses kelahiran anak hamba

Dan setelah proses ruqyah selesai kira ada 20 Menit, terdengar suara adzan dhuhur,
Dan saya tinggal menjalankan sholat sholat dhuhur dinmasjid.

Sebab masjid nya masih dekat dengan rumah bidan ,
Dan setelah itu saya pulang.

Masya Allah dengan ijin Allah, saya mendengar kabar jam 14.00 hari itu juga sang ibu melahirkan anak nya dalam keadaan sehat walafiat, tanpa operasi, dan juga anaknya,
Sang ibuk melahirkan anaknya bayi wanita.

Barangkali kisah nyata ini bisa menjadi , pelajaran kita semua.

 Firman Allah dalam Al qur'an

Surah Nooh, 10:
فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا

-maka aku katakan kepada mereka: 'Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, -sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun-,-

 Surah Nooh,  11:
يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُم مِّدْرَارًا

-niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat,-

 Surah Nooh, 12:
وَيُمْدِدْكُم بِأَمْوَالٍ وَبَنِينَ وَيَجْعَل لَّكُمْ جَنَّاتٍ وَيَجْعَل لَّكُمْ أَنْهَارًا

dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun--kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.-

Dan ada juga

Nasehat imam hasan al basri

Imam Al-Qurthubi menyebutkan dari Ibnu Shabih, bahwasanya ia berkata :"Ada seorang laki-laki mengadu kepada Al-Hasan Al-Bashri tentang kegersangan (bumi) maka beliau berkata kepadanya, 'Ber-istighfar-lah kepada Allah!. Yang lain mengadu kepadanya tentang kemiskinan maka beliau berkata kepadanya, 'Ber-istighfar-lah kepada Allah!. Yang lain lagi berkata kepadanya, 'Do'akanlah (aku) kepada Allah, agar Ia memberiku anak!, maka beliau mengatakan kepadanya, 'Ber-istighfar-lah kepada Allah!. Dan yang lain lagi mengadu kepadanya tentang kekeringan kebunnya maka beliau mengatakan (pula) kepadanya, 'Ber-istighfar-lah kepada Allah!".

Silahkan sher barangkali ada manfaatnya.

Dahsyatnya dengan Istighfar

Barakalahu  fikum

✍ Ditulis oleh(Hari efendi wijaya)

DPW QHI JABAR

Taubatnya Sang Dukun Pesugihan

No Comments
Pertanyaaan 
Assalamualaikum
Bagaimana caranya meruqyah orang yang dulu kakeknya punya perjanjian pesugihan dengan jin, dengan syarat sebagai tumbal keturunanya, apakah bisa diputus perjanjian itu?
Bagaimana cara ruqyah dan ikrar pemutusan nya?

Jawaban

Wa'alaikum Salam
Setelah putus perjanjian harus siap kekayaannya hilang sedikit demi sedikit. Kalau kekayaan yang dihasilkan dari pesugihan maka ketika tobat banyak kasus kekayaannya terus berkurang sebagai kafarot atau bahkan bangsa jin mengambil kembali intinya suruh siap-siap apapun resikonya.

Ada kisah seorang dukun yang bercerita kesaya bahwa ketika perewangannya ingin mengambil anak istrinya sebagai tumbal, dukun ini tidak mau maka jin yang selama ini membantu untuk pelarisan dan pesugihan orang yang datang kepadanya mengancam akan mengambil semua yang telah jin lakukan untuk pesugihan kepada semua pemakai jasa dukun ini. Sidukun tetap tidak mau anak istrinya jadi tumbal maka si raja jin ini menarik semua pasukannya dari rumah dukun dan rumah pemakai jasa dukun ini. Kemudian dukun ini bercerita pada saya bahwa dirinya dan semua orang yang pernah minta pelarisan dan pesugihan padanya satu persatu habis semua hartanya ( Kisah nyata dari madiun )

Ada juga kisah dari madura. Orang yang dulunya bekerja sama dengan jin. Jika butuh uang cukup menepuk tas yang selalu dibawa maka tasnya akan penuh dengan uang. Ketika sodah taubat setiap hari ada yang datang nagih hutang, padahal dia merasa tidak berhutang pada orang tersebut. Namun dia tetep membayar semua hutang pada setiap orang yang datang.

Seperti fatamorgana ya itulah orang yang putus asa dari Rahmat Alloh yang halal aja banyak dan mudah, malah mengambil cara salah dosa dan resiko Dunia dan Akherat. SEMOGAA Alloh memberi hidayah dan menjadi Muslim yang taat mengamalkan semua kebaikan.AMIN

Oleh : Ust Hanafy Al - Wasathy
Apa itu quantum dzikir?

Apa itu quantum dzikir?

No Comments
Pertanyaan : 

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Apakah quantum dzikir dengan cara tubuh dengan di arahkan mentor tujuannya mengetahui tipikal dzikir yang berbeda dari tiap tubuh. Ini syari kah??


Jawaban :

Quantum dzikir, arahnya nanti seperti TENAGA DALAM, yakni memfokuskan dzikir pada tubuh di titik2 tertentu. Bahkan meyakini ada energi dzikir (yang tentunya bisa dimanfaatkan atau dialirkan).

Jadi pemodernan istilah tenaga dalam lewat dzikir.

Jadi pelakunya akan meyakini akan banyak KEMAMPUAN  yang bisa dimiliki praktis quantum dzikir, yakni :
1. Healing (pengobatan)
2. Transfer energi dzikir
3. Melihat makhluk Astral   (jadi indigo)
4. Meraba masa depan (proyeksi ramalan)

Oleh Ust Alfan Bainofi
Apa itu Jin Khodam?

Apa itu Jin Khodam?

No Comments
Pertanyaan:

Saya Ingin bertanya, bagaimana pendapat ustadz/ tentang Khodam ? Apa ada Hukum’y di al-qur’an?

Terimakasih..

Jawaban:

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du,

Istilah khodam berasal dari kata Khodim [arab: خادم] yang artinya pembantu. Jin khodam berarti jin pembantu. Orang jawa bilang, prewangan. Disebut khodam, karena jin ini berinteraksi dengan rekan dekatnya di kalangan manusia, dan sedia untuk membantunya. Sehingga terkadang dia bisa melakukan hal-hal yang tidak bisa dilakukan oleh umumnya manusia. Tentu saja, dengan bantuan jin prewangan yang menjadi rekannya.

👹 Tipikal Pendusta

Realita tentang jin yang patut kita waspadai adalah mereka bisa melihat kita, namun kita tidak bisa melihat mereka. Allah berfirman,

إِنَّهُ يَرَاكُمْ هُوَ وَقَبِيلُهُ مِنْ حَيْثُ لَا تَرَوْنَهُمْ

“Sesungguhnya iblis dan para pengikutnya melihat kamu dari suatu tempat yang (di sana) kamu tidak bisa melihat mereka…”(QS. Al-A’raf: 27)

Dipihak lain, jin memiliki tipikal pendusta. Dia bisa mengaku ingin menjadi teman manusia, mengaku mau membantu manusia,namun sejatinya dia ingin menipunya.

Ketika Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu ditugasi oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk menjaga makanan zakat, malam harinya ada jin yang berubah ujud jadi orang remaja dan mencuri. Ketika ditangkap dan hendak dilaporkan kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, dia berusaha memelas dan berjanji tidak akan kembali. Tapi dia dusta, dia tetap kembali, hingga terjadi selama 3 malam. Di malam ketiga, Abu Hurairah tidak memberi ampun dan akan dilaporkan kepada Rasulullah. Setelah diajari bacaan ayat kursi, Abu Hurairah melepaskannya. Pagi harinya, kejadian ini beliau sampaikan kepada Rasulullah, lalu beliau bersabda,

أَمَا إِنَّهُ قَدْ صَدَقَكَ وَهُوَ كَذُوبٌ

Kali ini dia benar, meskipun aslinya dia pendusta.” (HR. Bukhari 2311).

Al-Hafidz Ibnu Hajar ketika menjelaskan kalimat dalam hadis ini, beliau mengatakan

أن الشيطان من شأنه أن يكذب

“Bahwa setan (dari golongan jin), memiliki hobi berdusta.” (Fathul Bari, 4/489)

Bisa anda bayangkan, tipikal pendusta, bisa melihat manusia, tapi manusia tidak bisa melihat mereka. Kemudian ada manusia yang bekerja sama dengan mereka. Potensi jin ini untuk menipu manusia yang menjadi rekannya tentu saja sangat besar. Karena itu, seharusnya makhluk seperti ini dihindari, dijauhi, diwaspadai. Bukan malah didekati dan diajak kerja sama. Maka sungguh aneh ketika ada orang yang begitu berharap bisa bekerja sama dengan jin.

👺 Semua Tidak Ada yang Gratis

Bagi anda yang tinggal di dataran ‘ganas’ ibukota, mungkin istilah ini sangat akrab di telinga anda. Semua butuh duit, semua tidak ada yang gratis. Semua orang rebutan untuk hidup, bila perlu harus saling menipu, saling menguasai. Jika ini yang terjadi antar-sesama manusia, sangat mungkin terjadi antara jin dan manusia ketika mereka saling melakukan kerja sama.

Kita kembali pada jin khodam.

Orang menyebut jin ini pembantu manusia. Benarkah anggapan ini? Siapa yang sejatinya dibantu, si jin ataukah manusia? Siapa yang sejatinya lebih berkuasa, si jin ataukah manusia?

Tidak ada yang gratis, apalagi ketika berhadapan dengan karakter penipu. Mustahil si jin ini mau membantu secara cuma-cuma. Pasti ada batu dibalik udang. Jin ini mau membantu, karena manusia mau mengabdi kepada jin. Sehingga siapa yang sejatinya diuntungkan? Jawabannya si jin. Dia yang lebih berkuasa, sementara manusia selalu bergantung kepada jin.

❤ Tidak Ada Manusia yang Menguasai Jin, selain Nabi Sulaiman

Allah kisahkan dalam Al-Quran, salah satu doa Sulaiman,

قَالَ رَبِّ اغْفِرْ لِي وَهَبْ لِي مُلْكًا لَا يَنْبَغِي لِأَحَدٍ مِنْ بَعْدِي إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ

Sulaiman berdoa: “Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kekuasaan yang tidak dimiliki oleh seorangpun sesudahku, Sesungguhnya Engkaulah yang Maha Pemberi”.(QS. Shad: 35)

Salah satu diantara kekuasaan Sulaiman, yang tidak mungkin dimiliki orang lain adalah bisa mengendalikan dan menguasai jin. Sehingga semua jin menjadi tunduk dan patuh kepada Nabi Sulaiman.
Bahkan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam sendiri tidak mau melangkahi doa Sulaiman ini. Suatu ketika, pada saat mengimami shalat, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melakukan gerakan yang berbeda di luar kebiasaannya. Pagi harinya, Beliau menceritakan,

إِنَّ عِفْرِيتًا مِنَ الجِنِّ تَفَلَّتَ عَلَيَّ البَارِحَةَ لِيَقْطَعَ عَلَيَّ الصَّلاَةَ، فَأَمْكَنَنِي اللَّهُ مِنْهُ، فَأَرَدْتُ أَنْ أَرْبِطَهُ إِلَى سَارِيَةٍ مِنْ سَوَارِي المَسْجِدِ حَتَّى تُصْبِحُوا وَتَنْظُرُوا إِلَيْهِ كُلُّكُمْ، فَذَكَرْتُ قَوْلَ أَخِي سُلَيْمَانَ: رَبِّ هَبْ لِي مُلْكًا لاَ يَنْبَغِي لِأَحَدٍ مِنْ بَعْدِي فَرَدَّهُ خَاسِئًا

Sesungguhnya jin ifrit menampakkan diri kepadaku tadi malam, untuk mengganggu shalatku. Kemudian Allah memberikan kemampuan kepadakku untuk memegangnya. Aku ingin untuk mengikatnya di salah satu tiang masjid, sehingga pagi harinya kalian semua bisa melihatnya. Namun saya teringat doa saudaraku Sulaiman: “Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kekuasaan yang tidak dimiliki oleh seorangpun sesudahku.” Kemudian beliau melepaskan jin itu dalam keadaan terhina. (HR. Bukhari 461 & Muslim 541).

Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak mau mengikat jin itu di tiang masjid, karena itu beliau lakukan berarti beliau telah menguasai jin, yang itu menjadi keistimewaan Sulaiman. Karena teringat doa Sulaiman, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melepaskan jin itu, padahal jika beliau mau, beliau mampu.

👻 Umumnya Terjadi Penyimpangan

Karena itu, yang umum terjadi adalah penyimpangan bukan kerja sama dengan cara baik-baik. Bentuk penyimpangannya, manusia melakukan pengabdian dan penghambaan kepada jin, kemudian jin membantunya untuk mewujudkan keinginan manusia. Jadilah jin bertambah sombong dan manusia bertambah hina dan bergelimang dosa karena melakukan berbagai kesyirikan atas permintaan si jin. Inilah yang diakui oleh jin, sebagaimana yang Allah ceritakan di surat Al-Jin:

وَأَنَّهُ كَانَ رِجَالٌ مِّنَ الْإِنسِ يَعُوذُونَ بِرِجَالٍ مِّنَ الْجِنِّ فَزَادُوهُمْ رَهَقاً

Bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin, Maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan.

Dan ketika di hari kiamat, mereka dikumpulkan dan saling menyalahkan. Allah memasukkan mereka semua ke dalam neraka, karena melakukan kerja sama yang diawali dengan kesyirikan,

وَيَوْمَ يَحْشُرُهُمْ جَمِيعًا يَا مَعْشَرَ الْجِنِّ قَدِ اسْتَكْثَرْتُمْ مِنَ الْإِنْسِ وَقَالَ أَوْلِيَاؤُهُمْ مِنَ الْإِنْسِ رَبَّنَا اسْتَمْتَعَ بَعْضُنَا بِبَعْضٍ وَبَلَغْنَا أَجَلَنَا الَّذِي أَجَّلْتَ لَنَا قَالَ النَّارُ مَثْوَاكُمْ خَالِدِينَ فِيهَا إِلَّا مَا شَاءَ اللَّهُ إِنَّ رَبَّكَ حَكِيمٌ عَلِيمٌ

Ingatlah hari di waktu Allah menghimpunkan mereka semuanya (dan Allah berfirman): “Hai golongan jin, Sesungguhnya kamu telah banyak menyesatkan manusia”, lalu berkatalah kawan-kawan meraka dari golongan manusia: “Ya Tuhan Kami, Sesungguhnya sebahagian daripada Kami telah dapat kesenangan dari sebahagian (yang lain) dan Kami telah sampai kepada waktu yang telah Engkau tentukan bagi kami”. Allah berfirman: “Neraka Itulah tempat tinggal kamu, sedang kamu kekal di dalamnya, kecuali kalau Allah menghendaki (yang lain)”. Sesungguhnya Tuhanmu Maha Bijaksana lagi Maha mengetahui. (QS. A-An’am: 128).

Semoga Allah melindungi kita dari tipuan para musuh Allah.

Oleh : Ustadz Ammi Nur Baits

Smoga bermanfaat dan membawa berkah.... Aamiin
Tanya Jawab Seputar 'Ain

Tanya Jawab Seputar 'Ain

No Comments
Tanya :
apakah penyakit ain juga bisa mengenai orang dewasa?

Jawab
'Ain BISA MENIMPA SIAPA SAJA, dari anak balita hingga orang tua, dari orang biasa hingga peruqyah. Seorang sahabat Sahl bin Hunaif pernah terkena 'ain karena pujian terhadap kulitnya yg putih sahabat lain 'Amir bin Robi'ah

 ﺃﺑﻲ ﺃﻣﺎﻣﺔ ﺑﻦ ﺳﻬﻞ ﺑﻦ ﺣﻨﻴﻒ dst

....Amir bin Robi’ah melihat Sahl bin
Hunaif sedang mandi, lalu berkatalah Amir : ‘Aku tidak pernah melihat (pemandangan) seperti hari ini, dan tidak pernah kulihat kulit yang tersimpan sebagus ini”

Maka terpelantinglah Sahl. Kemudian Rosululloh shollallohu alaihi wa sallam mendatangi Amir. Dengan marah beliau berkata :”Atas dasar apa kalian mau membunuh saudaranya? Mengapa engkau tidak memohonkan keberkahan (kepada yang kau lihat)? Mandilah untuknya!Maka Amir mandi dengan menggunakan suatu wadah air, dia mencuci wajahnya,dua tangan,kedua siku,kedua lutut,ujung-ujung kakinya,dan bagian dalam sarungnya.

Kemudian air bekas mandinya itu dituangkan kepada Sahl, lantas dia sadar dan berlalulah bersama manusia. (HR Malik, Ibnu Majah)

Cara mencegah 'ain, menyebut nama Allah dalam setiap pujian thd manusia (misal Hamdalah, atau Maa syaa Allah Laa quwwata illaa billah )

ﻣﺎ ﺷﺎﺀ ﺍﻟﻠﻪ ﻟﺎ ﻗﻮﺓ ﺇﻟﺎ ﺑﺎﻟﻠﻪ
“Sungguh atas kehendak Allohlah semua ini terjadi "

Atau memohon keberkahan  pada orang yg dipuji

ﺑﺎﺭﻙ ﺍﻟﻠﻪ ﻓﻴﻪ
--> Barakallahu fiih (Semoga Alloh memberikan berkah padanya”)

Atau berdoa untuk diri kita

ﺃﻋﻮﺫ ﺑﻜﻠﻤﺎﺕ ﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﺘﺎﻣﺔ ﻣﻦ ﻛﻞ ﺷﻴﻄﺎﻥ ﻭ ﻫﺎﻣﺔ ﻭ ﻣﻦ ﻛﻞ ﻋﻴﻦ ﻻﻣﺔ
-> a'uudzu bikalimaatillaahit taammati min kulli syaithooni wa haammati wa min kulli 'ainin laammah
“Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang telah sempurna dari godaan setan, binatang beracun dan dari pengaruh ‘ain yang buruk.” (HR. Bukhari )

'Ain bisa terjadi karena pujian, pandangan mata yg jahat dan hati yang hasad

'Ain juga bisa menimpa harta kita berupa hewan seperti unta (mobil/motor kalau zaman kini) dll

Cara mengobati 'ain
Misal pada anak yang sakit-sakitan, atau dari rajin jadi pemalas, karena sering dipuji2 orang tua / keluarganya :

Orang Yang memuji2 (tersangka pelaku 'ain) mandi/berwudhu, lalu air wudhu/mandinya di buat mandi sisakit. Ada baiknya diruqyah juga minim dengan surat-surat pendek 3 qul. Mari kita senantiasa berlindung pada Allah dari kejahatan makhluknya dan membiasakan mohon keberkahan pada harta dan keluarga kita.

Wallahu a'lam
Barakallahu fiikum

Ust Alfan Bainofi
Arsip Grup WA
"Tanya Jawab Ruqyah"
April 2016
Peruqyah memakai masker

Peruqyah memakai masker

No Comments
Haruskah Peruqyah memakai masker saat meruqyah?

Jawab :
Lihat sikon lingkungan dan pasien.

Jika meruqyah di pinggir kali Surabaya atau pinggir TPS, iya sebaiknya pakai masker, kalau Ndak pingin mabuk.😃 Kecuali sudah kebal baunya.

Begitu pula saat meruqyah pasien gila yg tidak mandi berbulan2, atau ada luka yg busuk, atau kondisi yg tampak berpotensi menular.

Secara SOP, tidak di atur detail. Yg jelas, Peruqyah wajib memakai pelindung diri rutin :
- benteng ghoib (dzikir pagi petang)
-mengkonsumsi herbal Sunnah (zaitun,madu dll)
-olahraga

Adapun
-handscoon
-masker
-sabun cuci tangan dll, adalah menyesuaikan sikon lingkungan dan pasien.

Misal menggali buhul di tanah yg kena aliran selokan/limbah rumah, ya harusnya pakai handscoon dan masker, dst

Oleh : Ust. Alfan Bainofi

PERUQYAH SYAR'IYYAH BUKAN SEORANG DOKTER

No Comments

" mbak, pengen ikut acara berbagi rukyah di ust Asep Wahyudin...tapi kelamaan waktunya dari jam 8 sampai selesai. Kadang selesainya kesorean"...

Mmm..kalo gitu ya ga usah ikut...

Ketika orang mencari perukyah biasanya karna mereka merasa sakit. Hingga memposisikan perukyah seperti dokter. Atau parahnya lagi memposisikan seperti pergi ke orang sakti, sakit cuma disembur trus sembuh.

Padahal rukyah adalah doa. Doa yang kita berharap Alloh swt mengijabah doa itu dan mengabulkan apa yang kita inginkan. Maka yang harus dilakukan adalah membuka hijab yang bisa menutupi terhalangnya doa.

Dosa syirik adalah dosa yang paling berbahaya. Karna sedikit saja ada kesyirikan maka Alloh swt akan menolak keimanan kita. Dan kesyirikan ini menjadi hijab terbesar penghalang doa sampai kepada Alloh swt.

Dalam rukyah metode taubat dalam berbagi rukyah bersama Ust wahyu, pasien diajak kembali menilik keimanannya. Adakah kesyirikan dan kemaksiatan yang pernah dilakukan. Sehingga acara berbagi rukyah sebagian besar waktunya adalah untuk memahamkan pasien akan mafhum keimanan yang sebenarnya.

 Dijelaskan juga tanda tanda kesyirikan yang biasa ada dimasyarakat dan kadang kita tidak sadar bahwa itu syirik. Berfikir pergi ke kyai ternyata dukun. Akhirnya bisa jadi musyrik tanpa disadari. Dijabarkan juga tentang tipudaya syetan dalam mengoda manusia agar keimanan lemah, maksiat kepadaNya dan syetan akhirnya mendominasi penguasaan atasnya.

Intinya kita diajak kemudian merenung kembali ke masa lalu kita, adakah dosa dosa besar sudah kita lakukan, terutama kesyirikan. Hingga karna dosa dosa itu syetan tidak takut dan menguasai bahkan menzolimi kita.

Kita diajak bertaubat. Mengakui kesalahan diri dan memohon ampun dengan kepasrahan kepada Alloh swt. Berazzam bersungguh sungguh taubat dan mematuhi semua perintahNya. Dan dengan izin Alloh swt, Alloh swt akan memudahkan kesembuhan atau masalah kita.

Setelah mafhum ini tertanam mudah bagi kita untuk bisa mendiagnosa apakah kita terkena penyakit non medis atau medis. Jika medis selain rukyah, ya ke dokter.

Diajarkan rukyah mandiri, dengan harapan setiap yang hadir mampu melakukan rukyah mandiri setelahnya sehingga tidak tergantung pada perukyah. Atau bahkan bisa merukyah orang lain.

Kalo saya bilang, acara berbagi rukyah yang dilakukan ust wahyu lebih pas dibilang pelatihan rukyah. Pelatihan yang biasanya bisa berhari hari dan berbayar ditempat lain tapi disini tanpa ada pungutan materi (tidak berbayar) bahkan dijamu sampai kenyang. Makan siang, dan makan malam plus aneka snack.

Ganjalannya hanya satu, ikhlas. Ikhlas mengikuti acara dari awal demi pemahaman yang utuh dan pengobatan yang sempurna. Karna yang diharapkan adalah kesembuhan yang permanen. Dan untuk sembuh permanen dari penyakit non medis, pasien yang menentukan seiring dengan meningkatnya kualitas iman dan kualitas amal.

Jika tidak mau mengupgrade kepribadiannya agar bersyaksiyah islam..wajar jika setelah pulang dari perukyah syetan itu menguasai dirinya lagi. Sakit lagi bahkan bisa jadi lebih parah.

Iblis sudah bersumpah akan menganggu  manusia seumur hidupnya. Bukan agar manusia sakit tapi agar manusia berlepas diri dari keimanannya. Ga perlu manusia itu murtad, syirik saja meski kecil sudah cukup dihadapan Alloh swt untuk kehilangan imanNya. Karna musyrik adalah dosa yang mudah untuk ditaubati tapi paling berat hukumannya ketika kita mati dan msih membawa kesyirikan itu.

Janji Alloh swt, hanya orang orang yang ikhlaslah yang tidak akan mampu digoda oleh iblis. Dan kesanalah kita selalu berusaha dan belajar..untuk menjadi orang orang yang iklas dan bertaqwa..

Semoga kita bisa menjadi orang orang yang mukhlis dan muttaqiin. Aamiin

By Yuli
Rumah Seroja Indonesia
Tanya Jawab Ringan Ruqyah Syar'iyyah

Tanya Jawab Ringan Ruqyah Syar'iyyah

No Comments
📜 Pertanyaan:

Ust, jika ketika shalat terasa seakan-akan ada yang membisikan kejelekan, apakah saya perlu diruqyah...? Padahal saya sudah memperbaiki wudhu, berusaha khusu'. Apa yang harus saya lakukan...? (Hamba Allah, Bekasi).

✍🏻 jawab:

Alhamdulillah was shalatu was salamu Ala Rasulillah...

🔗 Yang harus anda lakukan adalah dengan meruqyah mandiri terhadap diri anda  terlebih dahulu. Yaitu menunaikan sunnah Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wa Sallam disaat ada gangguan ketika shalat. Membaca do'a sehari-hari dan senantiasa menunaikan sunnah-sunnah Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wa Sallam adalah merupakan bagian dari Ruqyah mandiri. 

🔗 Kasus semacam ini pernah dialami oleh salah seorang sahabat, yaitu Utsman bin Abil ‘Ash Radhiyallahu ‘Anhu. Beliau datang kepada Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wa Sallam mengadukan gangguan yang dia alami ketika shalat. Kemudian, beliau Shalallahu ‘Alaihi Wa Sallam  bersabda,

ذاك شيطان يقال له خنزب فإذا أحسسته فتعوذ بالله منه واتفل على يسارك ثلاثاً

_“Itu adalah setan. Namanya Khinzib. Jika kamu merasa diganggu, mintalah perlindungan kepada Allah dari gangguannya dan meludahlah ke kiri tiga kali.”

Kata Utsman, “Aku pun melakukannya, kemudian Allah menghilangkan gangguan itu dariku.” (H.r. Muslim, no. 2203)_

🔗 Pelajaran hadits:

Dalam hadits di atas, Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wa Sallam mengajarkan –kepada kita– dua cara untuk menghilangkan gangguan setan dalam shalat:

🔹 Memohon perlindungan kepada Allah, dengan membaca ta’awudz (a’udzu billahi minas syaithaanir rajiim). Bacaan ini dilafalkan, bukan di batin. Ini hukumnya diperbolehkan dan tidak membatalkan shalat.

🔹 Meludah ringan ke kiri, dengan cara meniupkan udara yang mengandung sedikit air ludah. Ini diperbolehkan, dengan syarat tidak mengganggu orang yang berada di sebelah kirinya dan tidak mengotori masjid. (Disadur dari “Madza Taf’alu fi Halatit Taliyah” karya Syeikh Muhammad bin Shaleh Al-Munajjid).

🔗 Adapun apabila anda telah melakukan sunnah-sunnah Rasul di atas dan gangguannya hilang, alhamdulillah. Namun apabila gangguannya tak kunjung hilang juga dan malah tambah parah, maka silahkan tidak mengapa anda untuk berkonsultasi dengan bagian Ruqyah syar'iyyah, semoga dengan begitu gangguannya bisa hilang karena anda akan mendapatkan arahan dan nasehat-nasehat yang in syaa Allah bisa membuat hati dan pikiran anda menjadi lebih baik dari sebelumnya. Wallahu 'Alam Bish-Showab

✍🏻 Lajnah Ilmiyah Zidni Ilma

Meruqyah batu ginjal

No Comments
Assalamualaikum Wr. Wb.

Bagaimana cara menangani Batu ginjal?


Jawaban : 

Wa'alaikum salam Wr. Wb.


Tazkiyah ketakutannya...karena ginjal berhubungan dg ketakutan dan kekhawatiran....kembalikan fitrahnya kpd Allah saja rasa takut itu. 

Ruqyah standar.
Perbanyak membaca surat Alzalzalah.

Minum habbatusaaudah cair dg dosis yg cukup banyak selama 3 hari.

In syaa Allah batu ginjalnya akan keluar.
Meruqyah anak yang mengalami perut kembung

Meruqyah anak yang mengalami perut kembung

No Comments
Assalamualaikum Wr. Wb

Ikhwah fillah, mohon bantuannya anak ana mengalami perut kembung sudah 12 hari sebentar hilang kembali lagi lagi mohon penjelasannya dengan terkait ain dan rihul ahmar lantas bagaimana penanggulanganya. Proses ruqyah sudah, dibacakan ayat ruqyah sesekali buang gas tapi tak lama kemudian kembung keras lagi

Jawaban : 

Minumi minyak Zaitun yg dicampur dgn air hangat. 3 sdm Zaitun dicampur dgn 100ml air hangat diaduk hingga rata sambil dibacakan Al-Fatihah atau ayat-ayat Ruqyah. Lalu minumkan selagi hangat. Bisa diulang hingga 3x sehari.
Semoga lekas sembuh
No Comments
Pertanyaan :
Assalamualaikum Wr. Wb
Ustadz, bagaimana cara menangani anak yang bandel ?

Jawaban :
Wa'alaikum salam Wr. Wb

1. Nasihati anak

2. Yakinkan bahwa dia mau tobat

3. Anak sentuh dadanya sendiri sembari istighfar, munculkan perasaan bersalahnya dan minta ampun pada Allah ulangi terus istighfar dituntun oleh peruqyah.

4. Tuntun anak berdoa pada Allah agar hilangkan sifat jeleknya dan diganti dgn sifat yg baik.

5. Anak tepuk sendiri dadanya niat keluarkan setan pembisik untuk nakal yg sembunyi di qalbunya,  ulangi berkali kalo lalu dorong ke leher muntahkan pancing dgn dibatukkan.

6. Anak baca al fatihah dgn niat isi qalbunya dgn cahaya keimanan dan hancurkan energi sifat nakalnya.

7. Ulangi point 6 dan 7 beberapa kali

Setelah anak diajarkan ruqyah mandiri peruqyah lalu boleh.  Memegang dada anak lalu suruh anak ucapkan "keluar semua setan pembisik dari qalbuku"  lalu roqi menepuk nepuk sembari bilang ukhruj ya aduwallah dll tarik usap tangan keleher anak lalu anak suruh batukkan.  Lalu peruqyah baca ayat ruqyah niat bersihkan qalbu anak dari energi sifat jelek ulangi beberapa kali

Oleh : Ust. Perdana Akhmad Lakoni

Caranya Buang Jin Nasab

No Comments
Pertanyaan :
Assalamualaikum Wr. Wb
Ustad saya mau tanya bagaimana cara membuang / memutus JIN nasab

Jawaban :
Wa'alaikum salam Wr. Wb
bisa sebagai berikut

1. Dengan cara mengumpulkan semua ahli keluarga mulai dari yg paling tua hinggalah ke anak cucu yg paling kecil.

2. Mengumpulkan semua benda2 yang menjadi amalan syirik keluarga tersebut utk dimusnahkan.

2. Istighfar bersama2 ahli keluarga semua

3. Melakukan Solat sunat hajat atau baca yasin atau berdoa bersama2 ahli keluarga.

4. Melafazkan ikrar pemutus saka baca dengan tegas secara individu/pribadi.

Insha Allah berjaya biiznillah.

Membaca Secara Berjamaah Di Satu Tempat Dengan Menggunakan Mikrofon

Membaca Secara Berjamaah Di Satu Tempat Dengan Menggunakan Mikrofon

No Comments
Pertanyaan:
Ada sebagian orang yang melakukan ruqyah syar’iyah dengan mengumpulkan orang yang akan dibacakan ruqyah atas mereka di satu tempat, dan mereka (yang meruqyah) membaca ruqyah atas mereka (yang diruqyah) dengan menggunakan mikrofon karena terlalu banyaknya mereka.

Bagaimana hukum membaca ruqyah atas mereka secara berkumpul? Dan apa hukumnya menggunakan mikrofon?

Jawaban:
Sebagian ruqah (orang-orang yang membacakan ruqyah, pent.)

Menyebutkan bahwa hal itu manjur, berhasil dan banyak penderita yang bisa sembuh. Karena sesungguhnya mendengarnya orang yang kerasukan jin akan ayat-ayat, doa-doa dan wirid-wirid tersebut memberi pengaruh terhadap jin yang merasukinya, sehingga ia merasa sakit dan meninggalkan orang (yang dirasukinya), atau sesungguhnya al-Qur`an ini adalah penawar seperti yang digambarkan oleh Allah, maka ia memberikan pengaruh pada orang yang mendengar, sekalipun
raqi tidak meludah atas orang yang sakit. 

Kendati demikian, sesungguhnya
ruqyah syar’iyah yaitu bahwa raqi (orang yang mengobati, pent.) mendekati si pasien dan membacakan beberapa ayat di sampingnya, meludah sedikit atasnya, mengusapkan bekas air liur pada tubuhnya dengan tangannya, memperdengarkannya beberapa ayat dan doa sehingga berpengaruh dengan mendengarkannya. Maka atas dasar inilah, apabila setiap orang bisa melakukan ruqyah sendirian, tentu lebih baik, namun apabila susah atasnya, maka dilakukan seperti yang telah disebutkan berupa membaca lewat pengeras suara. 

Perlu diketahui bahwa pengaruh meruqyah dengan mikrophon lebih kecil daripara pengaruh membaca sendirian. Wallahu a’lam .

(Fatwa Syaikh Abdullah al-Jibrin yang beliau tandatangani)

Sumber : Fatwa-Fatwa Terkini, jilid 3, hal:153-154, cet: Darul Haq Jakarta,

Penjelasan Ayat tentang JIN Qorin

No Comments
Pertanyaan :
Assalamualaikum Wr.Wb

Afwan mau tanya ayat - ayat yang menjelaskan tentang JIN Qorin ?

Jawaban :
وَمَنْ يَعْشُ عَنْ ذِكْرِ الرَّحْمَٰنِ نُقَيِّضْ لَهُ شَيْطَانًا فَهُوَ لَهُ قَرِينٌ

(Arabic Muyassar Tafseer)
ومن يُعْرِض عن ذكر الرحمن، وهو القرآن، فلم يَخَفْ عقابه، ولم يهتد بهدايته، نجعل له شيطانًا في الدنيا يغويه؛ جزاء له على إعراضه عن ذكر الله، فهو له ملازم ومصاحب يمنعه الحلال، ويبعثه على الحرام.

(Bahasa Indonesia)
Barangsiapa yang berpaling dari pengajaran Tuhan Yang Maha Pemurah (Al Quran), kami adakan baginya syaitan (yang menyesatkan) maka syaitan itulah yang menjadi teman yang selalu menyertainya.

-Surat Az-Zukhruf, Ayat 36
=================================================

وَالَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ رِئَاءَ النَّاسِ وَلَا يُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَلَا بِالْيَوْمِ الْآخِرِ ۗ وَمَنْ يَكُنِ الشَّيْطَانُ لَهُ قَرِينًا فَسَاءَ قَرِينًا

(Arabic Muyassar Tafseer)
وأعتدنا هذا العذاب كذلك للذين ينفقون أموالهم رياءً وسمعةً، ولا يصدقون بالله اعتقادًا وعملا ولا بيوم القيامة. وهذه الأعمال السيئة مما يدعو إليها الشيطان. ومن يكن الشيطان له ملازمًا فبئس الملازم والقرين.

(Bahasa Indonesia)
Dan (juga) orang-orang yang menafkahkan harta-harta mereka karena riya kepada manusia, dan orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan kepada hari kemudian. Barangsiapa yang mengambil syaitan itu menjadi temannya, maka syaitan itu adalah teman yang seburuk-buruknya.

-Surat An-Nisa', Ayat 38

KASIHAN PADA KELUARGA.... KASIHAN YANG SALAH

No Comments
PERTANYAAN :

Kenapa Anak, Istri, Suami kita yg tidur tdk dibangunkan untuk Shalat.

JAWABAN :
1. Kasihan, krn dia capek
2. Kasihan, krn baru pulang sekolah
3. Kasihan, krn Baru pulang Les
3. Kasihan, krn kurang istirahat.
4. Kasihan, krn banyak kegiatan tadi.
5. Kasihan, krn habis bermain.
6. Kasihan, krn habis bekerja seharian.
7. Kasihan....kasihan.....dsb.

Sekarang.. jika pertanyaannya seperti ini...:

"Kenapa anak, Istri, Suami kita yg tidur tdk dibangunkan ketika rumah kita kebakaran...."

Apakah jawabannya sama seperti di atas ?

"...Kasihan..kasihan... dan kasihan...".

Pasti tidak bukan...!

Mereka pasti anda bangunkan dengan paksa agar selamat dari API.....

Ingatlah…bahwa API NERAKA jauh lebih panas drpd API DUNIA....
API NERAKA amatlah Dahsyat.....

Jadi ....tidak membangunkan dgn paksa keluarga anda utk sholat....membiarkan keluarga anda tidur sehingga sholat terlewatkan...

Berarti kita telah membiarkan keluarga kita kelak dibakar oleh api Neraka....

Sadarkah anda bahwa selama ini Iblis yg ghoib telah berhasil memberi bisikan yg menipu anda..... sehingga keluarga anda terancam terbakar api Neraka.....

Semoga Bermanfa'at......

Smoga dlm stiap Langkah & Khidmah kita akan ber-Nilai Ibadah dan slalu dlm Lindungan-Nya
Cara dakwah terhadap JIN siluman

Cara dakwah terhadap JIN siluman

No Comments
Pertanyaan :

Assalamualaikum Ustadz. Saya mau tanya, apabila ada orang kesurupan dan jinya dari jenis siluman yang hanya mengaum kayak harimau atau mendesis kayak ular atau menggonggong seperti anjing mendakwahinya musti gimana ? 

Jawaban : 

Wa'alaikum salam. Saya pernah dapat kasus seperti ini, kemudian saya bacakan doa nabi musa, robbisrohlii shodri wayassirli amri dst. Alhamdulillah biidznillah bisa bicara dan menirukan syahadatain dan saya minta jinnya untuk mengikuti doa tersebut. 

Dakwah lah dengan suatu kebaikan baik dari ucapan dan hati. Berdoalah kepada Alloh supaya jin yang model apapun dan sisi manusianya supaya di pahamkan apa yang kita maksud di topang firman Alloh dan tadabur Insya Allah fitrah pada diri baik jin jenis manapun dan manusia pasti paham Insya Alloh

Si Pembohong itu Jin ataukah Syaitan?

Si Pembohong itu Jin ataukah Syaitan?

No Comments
Pertanyaan :

Siapa yang disebut sebagai pembohong oleh baginda Nabi shallaLLaahu 'alaihi wasallam itu dalam hadits Abu Hurairah dan Ka'ab bin Malik itu? Jin ataukah syaitan?

Jawaban :

Jin itu makhluk mukallaf, diberi akal dan syahwat sbgm manusia jg demikian.

Syaitan. 
Asalnya syaitan itu kata sifat. Jika melekat kuat sifat-sifat itu pada makhluk maka makhluk itu terpersonifikasi menjadi syaitan. Disebutlah makhluk itu secara personal sebagai syaitan. Dan syaitan itu bisa dari jenis jin, manusia ataupun hewan.

Ada jin yang menganggu dan ada manusia juga yang menganggu. Tidak semua jin yang menggganggu itu otomatis menjadi syaitan sebagaimana tidak semua manusia yang mengganggu itu otomatis disebut sebagai syaitan. Manusia bisa bohong dan jin juga bisa bohong. Yang bisa bohong itu tidak otomatis disebut sebagai pembohong.

Bedakan, agar tidak salah kaprah lagi. Latih diri untuk terbiasa membedakannya, sehingga proporsional menyikapinya waspada tetapi tidak apriori, cermat dan cari solusi teraman dalam berinteraksi tapi tetap bermanfaat sesuai dengan kaidah syariatnya.

Salah satu langkah teraman adalah dengan fokus mendakwahinya. Mohon selalu kepada ALLAH SWT untuk kemudahan dan pertolongan dalam mendakwahinya. Jika ALLAH SWT mudahkannya bertaubat dan berIslam, bina lagi dg bacaan ayat-ayat Al-Quran dengan berharap bertambah imannya (QS 8:2-4).

Apakah jin perlu diancam?

No Comments

Pertanyaan : 

Ketika Ruqyah dan pasien kesurupan, Apakah jin perlu diancam dengan intimidasi untuk interogasi ?

Jawaban : 

Ancaman dan intimidasi bisa di lakukan ketika sudah menegakan hujjah bil haq. Kalau belum, kita yang dzolim mungkin karena mereka juga perlu tau islam,apa yang di lakukanya adalah sesuatu yang salah. Beberapa waktu setelah daurah bersama Syaikh Abu Barra', beberapa panitia berkesempatan melihat beliau meruqyah salah satu pasien.

Ibu tersebut reaksi demikian pula suaminya. Setelah beberapa saat saya ikut membantu meruqyah. Yang saya lakukan saat itu langsung menyuruh jin nya keluar sambil menepuk punggung si suami. Syaikh menegur, bahwa tidak boleh mengusir, memukul atau tindakan-tindakan penyerangan' lain, sebelum tegak hujjah. Jin jin tersebut perlu dipahamkan dimana kesalahannya, diajak bertaubat sebagaimana manusianya diajak taubat. Dengan demikian hujjah telah tersampaikan. 

ini dalam kondisi memang kesurupan yang tidak bisa dihindari.

Dibuku syaikh sadhan, bacaan Al Qur'an, dibaca bisa dg 3 tujuan :
a. Memohon hidayah
b. Memohon kesembuhan
c. Membakar atau menghancurkan.

Tetapi syaikh Sadhan menyarankan niatnya pada point a dan b. Bukan pd point c. 

Bahkn beliau menyampaikan bahwa salah satu penyebab kegagalan dalam proses ruqyah adalah karena raqi hanya berfokus pada poin c. 
----
Teknisnya ternyata sama dengan yang dilakukan Syaikh Abu Barra. Pendekatan Dakwah dalam terapi ruqyah. Ini adalah kondisi dimana kesurupan terjadi dan tidak bisa dihindari. Dan memang membutuhkan / memungkinkan untuk komunikasi dengan jin nya.

Oleh karena itu tahapan yang dipilih adalah memfokuskn ruqyah pada tazkiyah orangnya. Jika terpaksa berhadapan dengan kondisi kesurupan maka pendekatan dakwah yang dilakukan.

Ini penjabaran bebas di buku Syaikh sadhan dan buku syaikh abu barra (panduan ruqyah syar'iyyah hal 97 dan 99)

Wallohua'lam

DALIL JIN BISA MERASUKI MANUSIA

No Comments
Pertanyaan : 

Apakah ada dalil bahwa jin bisa merasuki manusia?

Jawaban :

Ya, ada dalilnya dari al-Qur'an dan Sunnah bahwa jin bisa merasuki manusia. 
Dari Al-Qur'an ialah firman Allah, 

"Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan setan lantaran (tekanan) penyakit gila."
(Al-Baqarah: 275)

Ibnu Katsir berkata :

 "Mereka tidak bangkit dari kubur mereka pada hari Kiamat kecuali sebagaimana bangkitnya orang ketika kemasukan setan."

 Sedangkan dari *AS Sunnah*ialah sabda 
Nabi صلی الله عليه وسلم, 

"Setan mengalir pada manusia lewat aliran darah."
 (HR. Al-Bukhari, no. 7171, kitab al-Ahkam; Muslim, no. 2175, kitab as-Salam) 

Al-Asy'ari berkata dalam Maqalat Ahlus Sunnah wal Jama'ah, "Mereka -yakni Ahlus Sunnah- berpendapat bahwa jin masuk ke dalam tubuh orang yang kesurupan." Dan, ia berargumen dengan ayat di atas. Abdullah bin Imam Ahmad berkata, "Aku bertanya kepada ayahku, 'Orang-orang menyangka bahwa jin tidak merasuki tubuh manusia.' Beliau menjawab, 'Wahai anakku, mereka berdusta. Jin itu berbicara lewat lisan manusia'."

Ada sejumlah hadits dari Rasulullahصلی الله عليه وسلمyang diriwayatkan Imam Ahmad dan al-Baihaqi, bahwa seorang anak yang telah gila didatangkan. Maka, Nabi سبحانه و تعالى mengatakan (kepada jin yang merasuki anak kecil itu), "Keluarlah! Aku adalah Rasulullah."
 Lalu anak itu terbebas darinya.

Anda melihat bahwa dalam masalah ini terdapat dalil dari Al-Qur'an dan dua dalil dari as-Sunnah. Ini juga merupakan pendapat Ahlus Sunnah wal Jama'ah dan pendapat salaf, serta fenomena membuktikan hal itu. Meskipun demikian, kita tidak mengingkari bahwa kegilaan itu ada sebab lainnya, seperti saraf terputus, otak rusak, dan selainnya. 

✍ Syaikh Ibnu Utsaimin

Rujukan :
Al-Fatawa al-Ijtima'iyah, Ibn Utsaimin, jilid 4, hal. 67-68. Disalin dari buku Fatwa-Fatwa Terkini Jilid 3, penerbit Darul Haq.

Smoga bermanfaat dan membawa berkah... Aamiin

Pertaubatan Penjual Mie ayam

No Comments

Kapan hari sepekan yang lalu ada 2 orang kerumah, suami istri minta di ruqyah, dia jualan mi ayam. 8 tahun kedukun dan 1 tahun dia pasrahkan ke salah satu dukun untuk memegang usahanya. Singkat cerita setelah tazkiyatu nafsh ,kami ruqyah di bntu suami. Ikrar pemutusan dan muntah-muntah si istri juga hamil katanya mata batinnya di buka oleh si dukun tersebut sehingga bisa melihat mahluk-mahkluk aneh dll. Setelah ikrar dan di ruqyah PTT alhamdulillah muneg-muneg. Sot tercabut di telingannya.
Setelah beberapa jam agak enakan kami cerita panjang lebar dia baru sadar jika pakai jimat gak boleh dan pergi ke dukun itu syirik. Dia pulang sambil bawa sabun bidara, dan tanaman bidara. Esoknya sekitar 4 hari setelahnya saya kesana mengantar madu sambil cerita-cerita, alhamdulillah mereka sudah ruqyah mandiri dan juga meruqyah usahanya plus juga kadang baca ikrar pemutus. Ternyata mungkin efek dari ikrar pemutus itu mereka suami istri ini enggan lagi menghubungi si dukun yang biasa di sebut mas erik(nama samaran). Tapi mas erik ini tanya kok kenapa gak ke rumahnya dll. Si tukang mi tersebut bilang "SAYA HABIS RUQYAH".
Lalu mas Erik ini bilang gini kepada tukang mi ayam "para peruqyah itu lo semua gak murni kok bisa mereka memusuhi jin, padahal jin sudah banyak membantu manusia,, dan peruqyah lo juga semua gak murni, rata2 mereka semua pakai khodam".
Terus saya jawab. subhanallah kalo semua pakai bantuan jin itu namnya bukan ruqyah syar'iyah bu tapi ruqyah syirkiyah. Karena hakekatnya kita gak boleh meminta bantuan dan bekerjasama dengan jin. Kita minta hanya pada Allah dan bertawakal hanya pada Allah. Semua periuqyah yang syar'i tidak akan mengagadaikam sesuatu hal demi minta tolong pada jin


Oleh : Ummu Nabila

Our Facebook Page