Tampilkan postingan dengan label Kumpulan Ayat Al-Qur'an. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kumpulan Ayat Al-Qur'an. Tampilkan semua postingan
JANGAN ADA JIMAT DI ANTARA KITA

JANGAN ADA JIMAT DI ANTARA KITA

No Comments
"Sungguh, setan itu tidak akan berpengaruh terhadap orang yang beriman dan bertawakal kepada Tuhan. Pengaruhnya hanyalah terhadap orang yang menjadikannya pemimpin dan terhadap orang yang mempersekutukannya dengan Allah." (QS. An-Nahl : 99-100)

"Ingatlah! Hanya milik Allah agama yang murni (dari syirik). Dan orang-orang yang mengambil pelindung selain Dia (berkata), “Kami tidak menyembah mereka melainkan (berharap) agar mereka mendekatkan kami kepada Allah dengan sedekat-dekatnya.” Sungguh, Allah akan memberi putusan di antara mereka tentang apa yang mereka perselisihkan. Sungguh, Allah tidak memberi petunjuk kepada pendusta dan orang yang sangat ingkar." (QS. Az-Zumar : 3)
Kenapa Surat Al - KAFIRUN di ulang sebanyak 2 kali?

Kenapa Surat Al - KAFIRUN di ulang sebanyak 2 kali?

No Comments
Jika kita perhatikan, surat Al-Kafirun ini terdapat banyak pengulangan secara redaksi, ada yang hampir sama, ada juga yang sama persis. Ayat ke 2 dan ke 4 hampir sama, sedang ayat ke 3 dan ke 5 sama persis.

Ayat ke 2 dan ke 4 dibedakan dalam dua hal; ayat ke 2 menggunakan pola kalimat filiyah yang diakhiri dengan kata kerja mudhari (akan datang); sedang ayat ke 4 menggunakan pola kalimat Ismiyah dan akhir ayat ditutup dengan menggunakan kata kerja madhi (bentuk lampau).

Kedua ayat tersebut jika diterjemahkan memiliki arti yang sama, namun disinilah fungsi tafsir. Al-Bukhari, seperti yang ditulis oleh Ibnu Katsir dalam Tafsir Alquran Al-Azhim menjelaskan bahwa pemakaian kata kerja mudhori pada ayat ke 2 bermakna bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tidak akan pernah menyembah apa yang orang-orang kafir sembah, baik sekarang maupun di masa yang akan datang. Karena memang dalam sejarahnya orang-orang kafir itu punya tradisi mengubah sembahan mereka jika dirasa ada sesuatu baru yang “asyik” disembah.

Sedang ayat ke 4 yang menggunakan kata kerja masa lampau maksudnya bahwa putusan untuk tidak menyembah apa yang orang kafir sembah itu bukan putusan hari ini saja, tapi putusan itu sudah sejak lama, bahwa Rasulullah tidak pernah sekali pun dahulunya menyembah apa yang mereka sembah.

Adapun redaksi pertama dengan pola kalimat jumlah filiyah menunjukkan tidak akan ada perilaku menyembah tuhan mereka, sedangkan redaksi dengan pola jumlah ismiyah menunjukkan penolakan keseluruhan dari apa yang ditawarkan kepada Rasulullah, demikian tulis Ibnu Katsir.

Jika kedua ayat diatas hampir sama, maka kedua ayat 3 dan 5 berikutnya sama persis. Abu Hayyan dalam Al-Bahru Al-Muhith, menukil pendapat Abu Muslim menjelaskan bahwa walaupun ayat ini sama persis namun ada pemaknaan yang berbeda dalam memahami arti huruf “ma” pada kedua ayat tersebut.

Huruf “ma” pada ayat ke 3 bermakna yang disembah, diyakini bahwa “ma” tersebut masuk dalam katagori ma maushulah, sedangkan ma pada ayat ke 5 berarti cara, dengan menilai bahwa huruf ma yang terakhir sebabagai ma mashdariyah.

Dengan demikian kedua ayat tersebut mempunyai makna yang berbeda, walau redaksinya sama.

Maksud dari ayat ke 3 adalah: Kalian tidak akan menyembah apa yang aku sembah.

Sedang ayat ke 5 memiliki makna: Kalian tidak akan menyembah dengan cara aku menyembah.

Namun pada akhirnya kita semua akan menemukan titik inti dari pengulangan yang ada pada beberapa ayat diatas, bahwa itu semua sebagai penguat dari penolakan Rasulullah atas tawaran kompromi yang tidak logis itu. Setelah dengan tegas pada ayat ke 2 Rasul menolak, agar tidak muncul keraguan dan persepsi ganda akhirnya penolakan itu diulang pada tiga ayat berikutnya.

Semoga kita di berikan kekuatan untuk memahami dan mengamalkannya Aamiin.

Oleh : Ust Salman
AYAT-AYAT PENYEMBUHAN

AYAT-AYAT PENYEMBUHAN

No Comments
1. An Nahl 49-50

وَلِلَّهِ يَسْجُدُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ مِنْ دَابَّةٍ وَالْمَلَائِكَةُ وَهُمْ لَا يَسْتَكْبِرُونَ * يَخَافُونَ رَبَّهُمْ مِنْ فَوْقِهِمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ ۩
[سورة النحل 49 - 50]

Dan segala apa yang ada di langit dan di bumi hanya bersujud kepada Allah yaitu semua makhluk bergerak (bernyawa) dan (juga) para malaikat, dan mereka (malaikat) tidak menyombongkan diri.
Mereka takut kepada Tuhan yang (berkuasa) di atas mereka dan melaksanakan apa yang diperintahkan (kepada mereka)

2. Al A’raaf 206

إِنَّ الَّذِينَ عِنْدَ رَبِّكَ لَا يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِهِ وَيُسَبِّحُونَهُ وَلَهُ يَسْجُدُونَ ۩
[سورة اﻷعراف 206]
Sesungguhnya orang-orang yang ada di sisi Tuhanmu tidak merasa enggan untuk menyembah Allah dan mereka menyucikan-Nya dan hanya kepada-Nya mereka bersujud

3. Al Isra' 44

تُسَبِّحُ لَهُ السَّمَاوَاتُ السَّبْعُ وَالْأَرْضُ وَمَنْ فِيهِنَّ ۚ وَإِنْ مِنْ شَيْءٍ إِلَّا يُسَبِّحُ بِحَمْدِهِ وَلَٰكِنْ لَا تَفْقَهُونَ تَسْبِيحَهُمْ ۗ إِنَّهُ كَانَ حَلِيمًا غَفُورًا
[سورة اﻹسراء 44]
Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tidak ada sesuatu pun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu tidak mengerti tasbih mereka. Sungguh, Dia Maha Penyantun, Maha Pengampun

4. Al Israak 82

وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْآنِ مَا هُوَ شِفَاءٌ وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِينَ ۙ وَلَا يَزِيدُ الظَّالِمِينَ إِلَّا خَسَارًا
[سورة اﻹسراء 82]
Dan Kami turunkan dari Al-Qur'an (sesuatu) yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang yang beriman, sedangkan bagi orang yang zhalim (Al-Qur'an itu) hanya akan menambah kerugian.

5. Al Hasyr 21-24.

لَوْ أَنْزَلْنَا هَٰذَا الْقُرْآنَ عَلَىٰ جَبَلٍ لَرَأَيْتَهُ خَاشِعًا مُتَصَدِّعًا مِنْ خَشْيَةِ اللَّهِ ۚ وَتِلْكَ الْأَمْثَالُ نَضْرِبُهَا لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَفَكَّرُونَ (21)
Sekiranya Kami turunkan Al-Qur'an ini kepada sebuah gunung, pasti kamu akan melihatnya tunduk terpecah belah disebabkan takut kepada Allah. Dan perumpamaan-perumpamaan itu Kami buat untuk manusia agar mereka berpikir.

 هُوَ اللَّهُ الَّذِي لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ۖ عَالِمُ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ ۖ هُوَ الرَّحْمَٰنُ الرَّحِيمُ (22)
Dialah Allah tidak ada tuhan selain Dia. Yang Mengetahui yang gaib dan yang nyata, Dialah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.

 هُوَ اللَّهُ الَّذِي لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْمَلِكُ الْقُدُّوسُ السَّلَامُ الْمُؤْمِنُ الْمُهَيْمِنُ الْعَزِيزُ الْجَبَّارُ الْمُتَكَبِّرُ ۚ سُبْحَانَ اللَّهِ عَمَّا يُشْرِكُونَ (23)
Dialah Allah tidak ada tuhan selain Dia. Maharaja, Yang Mahasuci, Yang Mahasejahtera, Yang Menjaga Keamanan, Pemelihara Keselamatan, Yang Mahaperkasa, Yang Mahakuasa, Yang Memiliki Segala Keagungan, Mahasuci Allah dari apa yang mereka persekutukan.

 هُوَ اللَّهُ الْخَالِقُ الْبَارِئُ الْمُصَوِّرُ ۖ لَهُ الْأَسْمَاءُ الْحُسْنَىٰ ۚ يُسَبِّحُ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۖ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ (24)
Dialah Allah Yang Menciptakan, Yang Mengadakan, Yang Membentuk Rupa, Dia memiliki nama-nama yang indah. Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada-Nya. Dan Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.

6. Al Mukminuun 115-116.

أَفَحَسِبْتُمْ أَنَّمَا خَلَقْنَاكُمْ عَبَثًا وَأَنَّكُمْ إِلَيْنَا لَا تُرْجَعُونَ (115)
Wahai manusia apakah kalian mengira bahwa Kami ciptakan kalian itu tanpa kewajiban dan tanggung jawab? Apakah kalian juga mengira bahwa kalian tidak akan dikembalikan kepada Kami? 

فَتَعَالَى اللَّهُ الْمَلِكُ الْحَقُّ ۖ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْكَرِيمِ. (116)
Allah sungguh Maha Tinggi, Rabb yang menjadi Raja yang sebenarnya. Tidak ada Illah yang sebenarnya selain Dia. Rabb Penguasa 'Arsy yang amat mulia. 

وَمَنْ يَدْعُ مَعَ اللَّهِ إِلَٰهًا آخَرَ لَا بُرْهَانَ لَهُ بِهِ فَإِنَّمَا حِسَابُهُ عِنْدَ رَبِّهِ ۚ إِنَّهُ لَا يُفْلِحُ الْكَافِرُونَ. (117)
Siapa saja yang memohon kepada tuhan-tuhan selain Allah, sebenarnya tuhan-tuhan itu tidak memiliki bukti kekuasaan sedikit pun. Sungguh perhitungan amal setiap orang hanya dilakukan oleh Allah, Rabb manusia Sungguh orang-orang kafir itu tidak akan memperoleh kebahagiaan di dunia dan di akhirat. 

 وَقُلْ رَبِّ اغْفِرْ وَارْحَمْ وَأَنْتَ خَيْرُ الرَّاحِمِينَ. (118)
Wahai Muhammad berdoalah, "Wahai Rabbku, ampunilah aku dan berikanlah Rahmat kepadaku. Sungguh Engkau adalah sebaik baik pemberi Rahmat. 

7. Asy Su’araa 78-81.

الَّذِي خَلَقَنِي فَهُوَ يَهْدِينِ (78)
(yaitu) Yang telah menciptakan aku, maka Dia yang memberi petunjuk kepadaku,

 وَالَّذِي هُوَ يُطْعِمُنِي وَيَسْقِينِ (79)
dan Yang memberi makan dan minum kepadaku;

 وَإِذَا مَرِضْتُ فَهُوَ يَشْفِينِ (80)
dan apabila aku sakit, Dialah yang menyembuhkan aku,

 وَالَّذِي يُمِيتُنِي ثُمَّ يُحْيِينِ (81)
dan Yang akan mematikan aku, kemudian akan menghidupkan aku (kembali),

8.At Thur 48-49.

وَاصْبِرْ لِحُكْمِ رَبِّكَ فَإِنَّكَ بِأَعْيُنِنَا ۖ وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ حِينَ تَقُومُ (48)
Dan bersabarlah (Muhammad) menunggu ketetapan Tuhanmu, karena sesungguhnya engkau berada dalam pengawasan Kami, dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu ketika engkau bangun,

 وَمِنَ اللَّيْلِ فَسَبِّحْهُ وَإِدْبَارَ النُّجُومِ (49)
dan pada sebagian malam bertasbihlah kepada-Nya dan (juga) pada waktu terbenamnya bintang-bintang (pada waktu fajar).

Al - Qur'an Surat Al-Ĥashr Ayat 18

No Comments
Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
Surat Saba', Ayat 41

Surat Saba', Ayat 41

No Comments
قَالُوا سُبْحَانَكَ أَنْتَ وَلِيُّنَا مِنْ دُونِهِمْ ۖ بَلْ كَانُوا يَعْبُدُونَ الْجِنَّ ۖ أَكْثَرُهُمْ بِهِمْ مُؤْمِنُونَ

(Bahasa Indonesia)
Malaikat-malaikat itu menjawab: "Maha Suci Engkau. Engkaulah pelindung kami, bukan mereka; bahkan mereka telah menyembah jin; kebanyakan mereka beriman kepada jin itu".

(Arabic Muyassar Tafseer)
قالت الملائكة: ننزهك يا ألله عن أن يكون لك شريك في العبادة، أنت وليُّنا الذي نطيعه ونعبده وحده، بل كان هؤلاء يعبدون الشياطين، أكثرهم بهم مصدقون ومطيعون.

Surat Saba', Ayat 40

Surat Saba', Ayat 40

No Comments
وَيَوْمَ يَحْشُرُهُمْ جَمِيعًا ثُمَّ يَقُولُ لِلْمَلَائِكَةِ أَهَٰؤُلَاءِ إِيَّاكُمْ كَانُوا يَعْبُدُونَ

(Bahasa Indonesia)
Dan (ingatlah) hari (yang di waktu itu) Allah mengumpulkan mereka semuanya kemudian Allah berfirman kepada malaikat: "Apakah mereka ini dahulu menyembah kamu?".

(Arabic Muyassar Tafseer)
واذكر -أيها الرسول- يوم يحشر الله المشركين والمعبودين من دونه من الملائكة، ثم يقول للملائكة على وجه التوبيخ لمن عبدهم: أهؤلاء إياكم كانوا يعبدون مِن دوننا؟

JANGANLAH SEPERTI ORANG KAFIR, YANG LEBIH MEMENTINGKAN DUNIANYA

No Comments
Allah ta'ala berfirman:

{إِنَّ هَٰؤُلَاءِ يُحِبُّونَ الْعَاجِلَةَ وَيَذَرُونَ وَرَاءَهُمْ يَوْمًا ثَقِيلًا}

💤"Sesungguhnya mereka (orang kafir) itu, mencintai kehidupan (dunia).

🍃"Dan meninggalkan hari yang berat (hari akhirat) di belakangnya."

Q. S Al Mursalat: 27

Our Facebook Page